Ayah Blang Panyang Isi Mata Kuliah Tafsir Ahkam Di Ma’had Aly Darul Munawwarah
Pidie Jaya, 23 Juli 2025 – Tgk. H. Zulkarnaen Juned, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Ayah Blang Panyang, kembali hadir menyapa para mahasantri Ma’had Aly Darul Munawwarah dalam pengajian terbuka yang menjadi bagian dari proses perkuliahan mata kuliah Tafsir Ayat Ahkam.
Kegiatan ini berlangsung di kampus Ma’had Aly Darul Munawwarah, Desa Kuta Krueng, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, dengan dihadiri oleh mahasantri angkatan ke-7 dan angkatan ke-8 yang saat ini tengah menempuh pendidikan pada semester IV dan II. Perkuliahan tafsir ini menggunakan kitab rujukan Tafsir Rawā’iʿ al-Bayān karya Muhammad Ali ash-Shabuni, yang dikenal luas di kalangan pesantren dan perguruan tinggi Islam sebagai referensi penting dalam memahami ayat-ayat hukum dalam Al-Qur’an.
Dalam penyampaiannya, Ayah Blang Panyang mengulas sejumlah ayat hukum dengan pendekatan yang mendalam, menggabungkan analisis linguistik, pemahaman fiqih, dan konteks sosial keumatan. Penyampaian beliau yang tenang, sistematis, dan penuh hikmah memudahkan mahasantri dalam menangkap pesan-pesan Qur’ani, sekaligus menggugah kesadaran akan pentingnya peran tafsir dalam membimbing umat di tengah dinamika zaman.
Suasana pengajian terasa hangat dan khidmat, ditambah dengan antusiasme mahasantri yang aktif menyimak dan berdiskusi. Tidak hanya memperkuat pemahaman terhadap ayat-ayat ahkam, kehadiran Ayah Blang Panyang juga memberikan teladan ketekunan dalam menuntut ilmu dan kesungguhan dalam mengabdi melalui dakwah dan pendidikan.
Pengajian ini ditutup dengan doa bersama serta pesan-pesan motivatif dari beliau kepada seluruh mahasantri agar terus menjaga semangat thalabul ‘ilmi, memelihara adab dalam belajar, dan mengokohkan integritas keilmuan sebagai bekal perjuangan di tengah-tengah masyarakat.
Ma’had Aly Darul Munawwarah melalui kegiatan seperti ini terus berupaya menjaga kesinambungan sanad keilmuan, menguatkan tradisi keilmuan pesantren, dan membentuk generasi ulama yang memahami teks secara mendalam serta mampu menjawab tantangan realitas umat.